Press ESC to close

Biaya Publikasi Jurnal DOAJ

JAWABAN SINGKAT

Berapa biaya publikasi jurnal terindeks DOAJ?

Dari 2.730 jurnal Indonesia yang terdaftar di DOAJ, 45,5% tidak memungut biaya publikasi sama sekali. Di antara yang memungut, nilai tengahnya Rp600.000 dan hampir dua pertiga berada di bawah Rp1 juta. Sekitar 14% menyediakan kebijakan keringanan biaya.

Jurnal Indonesia di DOAJ2.730 jurnal
Tidak memungut biaya45,5%
Nilai tengah yang memungutRp600.000
Punya kebijakan keringanan13,9%

Angka di atas kami hitung sendiri dari berkas data DOAJ, bukan dikutip dari sumber lain. Cara memeriksanya dijelaskan di bagian akhir, dan Anda bisa melakukannya sendiri untuk jurnal mana pun.

Apa Itu DOAJ dan Kenapa Penting

DOAJ atau Directory of Open Access Journals adalah basis data internasional yang mendaftar jurnal ilmiah berakses terbuka dari seluruh dunia. Dikelola secara nirlaba dan dapat diakses siapa saja tanpa biaya di doaj.org.

Yang membuatnya berguna bagi Anda sebagai penulis: DOAJ tidak menerima jurnal begitu saja. Ada persyaratan yang harus dipenuhi sebelum sebuah jurnal diterima, antara lain kejelasan kebijakan biaya, lisensi terbuka yang jelas, proses telaah sejawat yang terdokumentasi, dan susunan dewan editor yang dapat ditelusuri.

Kenapa ini penting bagi penulis

Karena persyaratan itu, DOAJ berfungsi sebagai saringan awal. Jurnal yang terdaftar di sana sudah melewati pemeriksaan pihak ketiga yang independen — termasuk kewajiban menyatakan tarifnya secara terbuka.

Bagi Anda, ini berarti informasi biayanya dapat diperiksa tanpa harus menghubungi editor lebih dulu.

Indonesia Penyumbang Terbanyak di Dunia

Ini fakta yang jarang diketahui, padahal cukup membanggakan.

Negara Penyumbang Jurnal Terbanyak di DOAJ
Dari total 23.270 jurnal yang terdaftar, Agustus 2026.
Peringkat Negara Jumlah jurnal Porsi dunia
1 Indonesia 2.730 11,7%
2 Inggris 2.305 9,9%
3 Brasil 1.391 6,0%
4 Amerika Serikat 1.316 5,7%
5 Iran 1.085 4,7%
6 Spanyol 1.027 4,4%
Sumber: basis data DOAJ (Directory of Open Access Journals), diunduh 1 Agustus 2026, mencakup 2.730 jurnal Indonesia. Tarif dilaporkan penerbit masing-masing dan dapat berubah sewaktu-waktu. DOAJ tidak mencatat peringkat SINTA, sehingga angka ini menggambarkan jurnal ilmiah Indonesia secara umum. Periksa selalu halaman Author Fees di situs jurnal tujuan Anda.

Indonesia menempati urutan pertama, melampaui Inggris dan Brasil. Hampir satu dari delapan jurnal berakses terbuka di dunia diterbitkan dari Indonesia.

Bagi Anda, angka ini punya arti praktis: pilihan jurnal Indonesia yang terverifikasi standar akses terbukanya jauh lebih banyak daripada yang umumnya diperkirakan.

Sebaran Biaya Publikasi Jurnal Indonesia di DOAJ

Berikut hasil perhitungan kami atas seluruh 2.730 jurnal Indonesia yang terdaftar.

Sebaran Biaya Publikasi 2.730 Jurnal Indonesia
Rentang biaya Jumlah jurnal Porsi
Tidak memungut biaya sama sekali 1.242 45,5%
Di bawah Rp500.000 647 47,8%
Rp500.000 – Rp1.000.000 380 28,1%
Rp1 juta – Rp2 juta 206 15,2%
Rp2 juta – Rp3 juta 76 5,6%
Di atas Rp3 juta 45 3,3%

Persentase pada baris kedua ke bawah dihitung dari 1.354 jurnal yang mencantumkan tarif dalam rupiah. Nilai tengahnya Rp600.000, seperempat terendah di bawah Rp400.000, dan seperempat tertinggi di atas Rp1.000.000.

Sumber: basis data DOAJ (Directory of Open Access Journals), diunduh 1 Agustus 2026, mencakup 2.730 jurnal Indonesia. Tarif dilaporkan penerbit masing-masing dan dapat berubah sewaktu-waktu. DOAJ tidak mencatat peringkat SINTA, sehingga angka ini menggambarkan jurnal ilmiah Indonesia secara umum. Periksa selalu halaman Author Fees di situs jurnal tujuan Anda.

Tiga hal yang menonjol dari data ini.

Pertama, mayoritas berada di bawah Rp1 juta. Bila digabung, hampir tiga perempat jurnal yang memungut biaya memasang tarif di bawah angka itu.

Kedua, tarif jutaan adalah pengecualian. Hanya 3,3% jurnal yang memungut di atas Rp3 juta, dan sebagian di antaranya adalah jurnal yang juga terindeks basis data internasional sehingga menerapkan tarif standar penerbit luar.

Ketiga, jurnal gratis bukan hal langka. Hampir separuh jurnal Indonesia di DOAJ tidak memungut biaya, umumnya karena pengelolaannya dibiayai penuh oleh institusi induknya.

Kebijakan Keringanan Biaya

Ini jalur yang sering terlewat, padahal tercatat resmi di DOAJ.

Sebanyak 379 jurnal Indonesia, atau sekitar 13,9%, mencatat memiliki kebijakan keringanan biaya bagi penulis dari negara berkembang. Dalam istilah internasionalnya disebut waiver policy.

  • Di halaman jurnal pada situs DOAJ, kebijakan ini tercantum sebagai bidang tersendiri beserta tautan menuju keterangan lengkapnya.
  • Bila jurnal tidak mencatatnya di DOAJ, bukan berarti tidak ada. Sebagian jurnal menyediakan keringanan tanpa mencantumkannya secara resmi. Tanyakan lewat surel kepada editor.
  • Pengajuan umumnya dilakukan sebelum atau bersamaan dengan pengiriman naskah, bukan setelah naskah diterima. Tanyakan waktu yang tepat kepada editor.

Ingin Dibantu Memeriksa Kelayakan Jurnal Tujuan?

Kirimkan tautan jurnal yang Anda incar. Kami bantu periksa status akreditasi, kebijakan biayanya, dan apakah kebijakan itu wajar untuk peringkatnya.

Konsultasikan Naskah Anda

Konsultasi awal tidak dipungut biaya dan tidak mengikat.

Hubungan DOAJ dengan Peringkat SINTA

Keduanya sistem yang berbeda dan tidak saling menentukan. DOAJ adalah basis data internasional untuk jurnal akses terbuka, sementara SINTA adalah sistem pemeringkatan mutu pengelolaan jurnal nasional oleh kementerian.

Sebuah jurnal bisa terdaftar di DOAJ tanpa terakreditasi SINTA, dan sebaliknya. Namun ketika kami mencocokkan keduanya, muncul pola yang cukup jelas.

Berapa Banyak Jurnal SINTA yang Terdaftar di DOAJ
Dari 20 jurnal yang kami periksa untuk tiap peringkat.
Peringkat SINTA Terdaftar di DOAJ
SINTA 1 60%
SINTA 2 65%
SINTA 3 40%
SINTA 4 20%
SINTA 5 0%
SINTA 6 0%
Metode: kami menghimpun 110 jurnal dari portal SINTA (20 jurnal per peringkat, diambil September 2026), lalu mencocokkan nomor ISSN-nya dengan basis data DOAJ untuk memperoleh tarif publikasi yang dilaporkan penerbit. Jumlah sampel per peringkat masih terbatas, sehingga angka ini merupakan indikasi awal, bukan rata-rata resmi. Tarif dapat berubah sewaktu-waktu. Periksa selalu halaman Author Fees di situs jurnal tujuan Anda.

Keanggotaan DOAJ menurun mengikuti peringkat, dari 65% pada SINTA 2 hingga nol pada dua peringkat terbawah. Ini masuk akal, karena persyaratan DOAJ menyangkut hal-hal yang juga dinilai dalam akreditasi: kejelasan kebijakan, proses telaah yang terdokumentasi, dan ketaatan pada jadwal terbit.

Tidak terdaftar di DOAJ bukan tanda buruk

Banyak jurnal yang dikelola dengan baik memang tidak mengajukan diri ke DOAJ, entah karena keterbatasan tenaga administratif atau karena tidak menganggapnya prioritas. Prosesnya memakan waktu dan menuntut kelengkapan dokumen.

Yang perlu Anda catat hanyalah konsekuensi praktisnya: untuk jurnal yang tidak terdaftar, informasi tarifnya harus Anda periksa langsung di situs jurnalnya.

Sebaran biaya menurut peringkat SINTA kami bahas terpisah di panduan biaya publikasi jurnal SINTA 1 sampai 6, sementara gambaran biaya publikasi secara menyeluruh ada di panduan biaya publikasi jurnal ilmiah.

Cara Memeriksa Jurnal di DOAJ

Empat langkah berikut bisa Anda kerjakan sendiri dalam beberapa menit, dan gratis.

1

Buka doaj.org dan cari jurnalnya

Masukkan nama jurnal atau nomor ISSN-nya di kotak pencarian. Mencari dengan nomor ISSN lebih akurat karena nama jurnal sering mirip satu sama lain.

2

Periksa bidang biaya publikasi

Di halaman jurnal, cari bagian yang menyebut Article Processing Charges atau APC. Di situ tercantum apakah jurnal memungut biaya, berapa besarnya, dan dalam mata uang apa. Ada pula tautan menuju halaman biaya di situs jurnal aslinya.

3

Periksa kebijakan keringanan

Masih di halaman yang sama, cari bidang yang menyebut kebijakan keringanan biaya bagi penulis dari negara berkembang. Bila tertulis ada, ikuti tautannya untuk melihat persyaratannya.

4

Bandingkan dengan situs jurnalnya

Data di DOAJ dilaporkan penerbit dan tidak selalu diperbarui setiap ada perubahan tarif. Buka halaman Author Fees di situs jurnal untuk memastikan. Bila angkanya berbeda jauh, tanyakan langsung kepada editor.

Kesalahpahaman yang Sering Terjadi

Terindeks DOAJ berarti terakreditasi SINTA

Keliru. Keduanya sistem terpisah dengan pengelola dan kriteria yang berbeda. Untuk keperluan angka kredit di Indonesia, yang dirujuk adalah status akreditasi SINTA, bukan keanggotaan DOAJ.

Terindeks DOAJ berarti terindeks Scopus

Keliru. DOAJ adalah direktori jurnal akses terbuka, sementara Scopus adalah basis data sitasi komersial. Banyak jurnal terdaftar di DOAJ tanpa terindeks Scopus, dan sebaliknya.

Jurnal DOAJ pasti gratis karena akses terbuka

Keliru. Akses terbuka berarti artikelnya dapat dibaca siapa saja tanpa berlangganan, bukan berarti penulisnya tidak dipungut biaya. Justru sebagian model akses terbuka membebankan ongkos pengelolaan kepada penulis. Meski demikian, data menunjukkan 45,5% jurnal Indonesia di DOAJ memang tidak memungut biaya sama sekali.

DOAJ menjamin mutu artikelnya

Perlu ditempatkan secara wajar. DOAJ memeriksa mutu pengelolaan jurnal, bukan menilai isi tiap artikel yang diterbitkan. Penilaian isi tetap tanggung jawab proses telaah sejawat di jurnal bersangkutan.

Membedakan biaya jurnal dan biaya pendampingan

Seluruh angka di artikel ini adalah biaya yang ditagih penerbit jurnal dan dibayarkan langsung ke jurnal tujuan. Anda sepenuhnya bisa mengurus prosesnya sendiri.

Sebagian penulis memakai jasa pendampingan untuk penyuntingan naskah, pemilihan jurnal, dan penanganan revisi. Biaya tersebut terpisah dari biaya jurnal dan dapat berubah berkala.

Penutup

Indonesia adalah penyumbang jurnal terbanyak di DOAJ, dan hampir separuh di antaranya tidak memungut biaya publikasi sama sekali. Bagi penulis Indonesia, ini berarti pilihan jurnal terverifikasi yang jauh lebih luas daripada yang umumnya diperkirakan.

DOAJ juga merupakan alat verifikasi yang praktis dan gratis. Sebelum mengirim naskah ke jurnal mana pun, memeriksanya di doaj.org memakan waktu tidak sampai dua menit dan bisa menghemat kekecewaan berbulan-bulan.

Butuh Bantuan Menyiapkan Naskah?

Kami membantu dosen dan mahasiswa pascasarjana menyiapkan naskah, memilih jurnal yang sesuai bidang, dan menangani revisi dari reviewer.

Konsultasikan Naskah Anda

Konsultasi awal tidak dipungut biaya dan tidak mengikat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa biaya publikasi jurnal terindeks DOAJ?

Dari 2.730 jurnal Indonesia yang terdaftar di DOAJ, 45,5% tidak memungut biaya publikasi sama sekali. Di antara yang memungut, nilai tengahnya Rp600.000 dan hampir dua pertiga berada di bawah Rp1 juta.

Apakah jurnal terindeks DOAJ pasti gratis?

Tidak. Akses terbuka berarti artikelnya dapat dibaca siapa saja tanpa berlangganan, bukan berarti penulisnya tidak dipungut biaya. Meski demikian, hampir separuh jurnal Indonesia di DOAJ memang tidak memungut biaya.

Apakah terindeks DOAJ sama dengan terakreditasi SINTA?

Tidak. Keduanya sistem terpisah dengan pengelola dan kriteria berbeda. Untuk keperluan angka kredit di Indonesia, yang dirujuk adalah status akreditasi SINTA, bukan keanggotaan DOAJ.

Bagaimana cara memeriksa biaya jurnal di DOAJ?

Buka doaj.org, cari jurnal berdasarkan nama atau nomor ISSN, lalu periksa bagian Article Processing Charges di halaman jurnal tersebut. Di situ tercantum apakah jurnal memungut biaya, berapa besarnya, dan apakah tersedia kebijakan keringanan.

Berapa banyak jurnal Indonesia yang terdaftar di DOAJ?

Sebanyak 2.730 jurnal per Agustus 2026, atau 11,7% dari seluruh koleksi DOAJ sedunia. Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara penyumbang jurnal terbanyak, melampaui Inggris dan Brasil.

Apakah ada keringanan biaya untuk penulis Indonesia?

Sekitar 13,9% jurnal Indonesia di DOAJ mencatat memiliki kebijakan keringanan biaya bagi penulis dari negara berkembang. Kebijakannya tercantum di halaman jurnal pada situs DOAJ, dan pengajuannya umumnya dilakukan lewat surel kepada editor.

Abdy Hamdani

Hallo Salam kenal saya Abdy Hamdani, Penulis aktif di website penulis aktif yang berfokus pada topik pendidikan, penelitian, publikasi jurnal ilmiah, dan pengembangan akademik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *