
Angka di atas berlaku untuk jurnal ilmiah Indonesia secara umum. Bila Anda menargetkan peringkat SINTA tertentu atau jurnal internasional, sebarannya berbeda — dan itu dibahas di bagian berikutnya.
Daftar Isi
Gambaran Umum Biaya Publikasi di Indonesia
Basis data DOAJ atau Directory of Open Access Journals mencatat jurnal akses terbuka dari seluruh dunia, termasuk kebijakan biayanya. Tarif yang tercatat di sana dilaporkan langsung oleh penerbit jurnal masing-masing.
Yang perlu Anda catat dari tabel ini
Hampir separuh jurnal ilmiah Indonesia tidak memungut biaya publikasi, dan tiga perempat dari yang memungut memasang tarif di bawah Rp1 juta.
Bila Anda menemukan penawaran dengan tarif jutaan rupiah untuk jurnal nasional, tanyakan lebih dulu apa saja yang tercakup. Kemungkinan besar itu bukan biaya jurnal, melainkan biaya layanan pendampingan yang seharusnya dinyatakan terpisah.
Biaya Menurut Peringkat SINTA
Data umum di atas mencakup seluruh jurnal Indonesia, termasuk yang belum terakreditasi. Bila Anda menargetkan peringkat SINTA tertentu, sebarannya berbeda cukup tajam.
Kami menghimpun 110 jurnal dari portal SINTA, 20 untuk tiap peringkat, lalu mencocokkan ISSN-nya dengan DOAJ.
Dua hal yang menonjol. Pertama, biaya menurun tajam seiring turunnya peringkat — dari SINTA 1 ke SINTA 4 selisihnya sekitar dua puluh lima kali lipat. Kedua, angka kredit berpasangan dua-dua, sehingga dalam tiap pasangan peringkat yang lebih rendah memberi nilai identik dengan biaya lebih ringan.
Rincian tiap peringkat kami bahas terpisah: biaya jurnal SINTA 1, SINTA 2, SINTA 4, SINTA 5, dan SINTA 6. Untuk perbandingan seluruh peringkat dalam satu tampilan, lihat panduan biaya publikasi jurnal SINTA 1 sampai 6.
Biaya Jurnal Internasional
Untuk jurnal internasional, sebarannya jauh lebih lebar dan tidak bisa diringkas dalam satu angka.
Yang bisa kami sampaikan dari data adalah polanya. Jurnal Indonesia yang juga terindeks basis data internasional cenderung menetapkan tarifnya dalam dolar, bukan rupiah, dan berada di ujung tertinggi sebaran biaya. Dari jurnal SINTA 1 yang kami periksa, empat dari enam menetapkan tarif dalam dolar dengan kisaran USD 300 sampai USD 1.000.
Untuk penerbit internasional besar, tarifnya ditetapkan sendiri oleh masing-masing penerbit dan berbeda menurut jurnal, bidang keilmuan, serta model akses yang dipilih. Kami tidak mencantumkan angka di sini karena belum memverifikasinya langsung dari sumber resmi penerbit.
Program keringanan biaya untuk penulis Indonesia
Banyak penerbit internasional menyediakan keringanan atau pembebasan biaya bagi penulis dari negara berpendapatan menengah ke bawah. Kebijakannya biasanya disebut sebagai waiver atau fee assistance.
Periksa halaman kebijakan biaya di situs penerbit, dan bila tidak tercantum, tanyakan langsung lewat surel sebelum mengirim naskah. Jalur ini sering tersedia tetapi jarang dipromosikan.
Komponen yang Anda Bayar
Istilah resminya Article Processing Charge atau APC. Namanya sering disalahpahami sebagai biaya terbit, padahal yang dibiayai adalah pemrosesan naskah.
Proses editorial dan telaah sejawat
Bagian terbesar dari biaya. Mencakup pemeriksaan awal oleh dewan editor, penugasan reviewer, dan pengelolaan putaran revisi. Pada jurnal yang dikelola serius, satu naskah bisa melewati dua sampai tiga putaran telaah sebelum diputuskan.
Tata letak dan pendaftaran DOI
Setelah naskah diterima, ada pekerjaan menyusun tata letak sesuai templat jurnal dan mendaftarkan Digital Object Identifier melalui Crossref. Biaya pendaftaran DOI dibayarkan jurnal per artikel.
Pemeliharaan sistem dan pengarsipan
Jurnal berbasis Open Journal Systems perlu memelihara sistemnya agar artikel tetap dapat diakses secara permanen. Ongkos ini sering menjadi alasan jurnal memungut biaya meski nominalnya kecil.
Layanan tambahan yang sifatnya pilihan
Sebagian jurnal menawarkan penyuntingan bahasa Inggris, penerbitan versi cetak, atau sertifikat publikasi dengan biaya terpisah. Semuanya opsional dan tidak memengaruhi keputusan penerimaan naskah.
Ingin Dibantu Memeriksa Biaya Jurnal Tujuan?
Kirimkan tautan jurnal yang Anda incar. Kami bantu periksa status akreditasi, kebijakan biayanya, dan apakah kebijakan itu wajar untuk peringkatnya.
Konsultasi awal tidak dipungut biaya dan tidak mengikat.
Kapan Biaya Ditagih
Banyak penulis mengira harus membayar sejak mengunggah naskah. Pada jurnal yang dikelola benar, tidak demikian.
Cara Menekan Biaya Publikasi
Beberapa jalur yang sering terlewat, padahal tersedia.
- Pilih jurnal yang tidak memungut biaya. Hampir separuh jurnal Indonesia masuk kategori ini. Saring lebih dulu berdasarkan kebijakan biayanya sebelum menilai aspek lain.
- Ajukan keringanan biaya. Sekitar 14% jurnal Indonesia di DOAJ mencatat memiliki kebijakan keringanan. Kebijakannya jarang dipromosikan, jadi tanyakan langsung.
- Periksa dana bantuan dari kampus. Banyak lembaga penelitian menyediakan anggaran publikasi bagi dosen dan mahasiswa pascasarjana. Tanyakan sebelum membayar sendiri.
- Periksa kembali kontrak hibah Anda. Sebagian hibah penelitian sudah mengalokasikan anggaran publikasi yang tidak selalu disadari penerimanya.
- Manfaatkan fasilitas kampus. Pemeriksaan kemiripan naskah sering tersedia gratis melalui perpustakaan, sehingga tidak perlu membayar layanan luar.
- Siapkan naskah dengan benar sejak awal. Naskah yang ditolak berulang kali menghabiskan waktu, dan waktu juga merupakan biaya.
Cara Memeriksa Biaya Jurnal Tujuan
Berapa pun angka yang Anda baca di mana pun, yang berlaku tetap kebijakan resmi jurnal yang Anda tuju. Empat langkah berikut bisa dikerjakan sendiri dalam waktu kurang dari sepuluh menit.
Pastikan status akreditasi atau indeksasinya
Untuk jurnal nasional, buka sinta.kemdiktisaintek.go.id dan cari nama jurnal atau nomor ISSN-nya. Untuk jurnal internasional, telusuri klaim indeksasinya di sumber resmi basis data yang bersangkutan. Jangan menerima klaim di situs jurnal begitu saja.
Buka halaman Author Fees
Hampir semua jurnal berbasis OJS punya halaman bernama Author Fees, Publication Fee, atau Biaya Publikasi di menu About atau Submissions. Di situlah tarif resminya tercantum. Bila halaman ini tidak ada sama sekali, itu sendiri patut dipertanyakan.
Bandingkan dengan catatan DOAJ
Cari jurnalnya di doaj.org. DOAJ mencatat apakah jurnal memungut biaya, berapa besarnya, dan apakah tersedia kebijakan keringanan. Tidak semua jurnal terdaftar di sana, tetapi kehadirannya merupakan pertanda baik.
Konfirmasi melalui surel resmi
Tanyakan total biaya, apa saja yang tercakup, kapan pembayaran dilakukan, dan estimasi waktu sampai terbit. Simpan balasannya. Jurnal yang enggan menjawab pertanyaan sesederhana ini sebaiknya Anda hindari.
Membedakan biaya jurnal dan biaya pendampingan
Seluruh angka di artikel ini adalah biaya yang ditagih penerbit jurnal dan dibayarkan langsung ke jurnal tujuan. Anda sepenuhnya bisa mengurus prosesnya sendiri — artikel ini memang ditulis agar Anda mampu.
Sebagian penulis memilih memakai jasa pendampingan untuk penyuntingan naskah, pemilihan jurnal yang sesuai bidang, dan penanganan revisi. Biaya tersebut terpisah dari biaya jurnal, besarnya berbeda menurut kebutuhan naskah, dan dapat berubah berkala.
Penutup
Biaya publikasi jurnal ilmiah tidak punya satu angka, tetapi juga tidak sekabur yang sering digambarkan. Data menunjukkan hampir separuh jurnal Indonesia tidak memungut biaya sama sekali, dan nilai tengah di antara yang memungut berada di angka Rp600.000.
Yang lebih berguna daripada menghafal angka adalah menguasai cara memeriksanya. Empat langkah verifikasi di atas berlaku untuk jurnal mana pun, pada peringkat mana pun, dan tidak akan usang ketika kebijakan tarif berubah.
Butuh Bantuan Menyiapkan Naskah?
Kami membantu dosen dan mahasiswa pascasarjana menyiapkan naskah, memilih jurnal yang sesuai bidang, dan menangani revisi dari reviewer. Ceritakan dulu kondisi naskah Anda.
Konsultasi awal tidak dipungut biaya dan tidak mengikat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa biaya publikasi jurnal ilmiah?
Dari 2.730 jurnal ilmiah Indonesia yang terdaftar di DOAJ, 45,5% tidak memungut biaya sama sekali. Di antara yang memungut, nilai tengahnya Rp600.000 dan 64,7% berada di bawah Rp1 juta. Hanya 3,3% yang memungut di atas Rp3 juta.
Apakah semua jurnal ilmiah memungut biaya?
Tidak. Hampir separuh jurnal ilmiah Indonesia tidak memungut biaya publikasi, umumnya karena pengelolaannya dibiayai penuh oleh institusi induknya seperti fakultas atau asosiasi profesi.
Apakah biaya publikasi menentukan kualitas jurnal?
Tidak ada hubungan langsung. Ada jurnal berperingkat tinggi yang tidak memungut biaya karena dibiayai institusinya, dan ada jurnal predator yang memungut mahal tanpa menjalankan telaah yang sepatutnya. Yang menentukan adalah status akreditasi dan mutu pengelolaannya.
Kapan biaya publikasi harus dibayar?
Umumnya setelah naskah dinyatakan diterima oleh dewan editor. Membuat akun, mengunggah naskah, dan proses telaah sejawat seharusnya tidak dipungut biaya. Permintaan pembayaran sebelum naskah diterima perlu diwaspadai.
Bisakah biaya publikasi mendapat keringanan?
Sekitar 14% jurnal Indonesia di DOAJ mencatat memiliki kebijakan keringanan biaya bagi penulis dari negara berkembang. Selain itu, banyak kampus menyediakan dana bantuan publikasi dan sebagian hibah penelitian sudah mengalokasikan anggaran untuk ini.
Kenapa biaya jurnal internasional jauh lebih tinggi?
Karena tarifnya disusun untuk pasar global dan mencakup ongkos pengelolaan yang lebih besar, seperti penyuntingan bahasa profesional dan reviewer dari berbagai negara. Namun banyak penerbit internasional menyediakan keringanan bagi penulis dari negara berpendapatan menengah ke bawah.

Tinggalkan Balasan