
Bagi banyak mahasiswa, dosen, dan peneliti, mengikuti format template jurnal SINTA 2 adalah salah satu langkah paling menentukan sebelum artikel ilmiah dikirim ke editor jurnal.
Bahkan meskipun penelitianmu sangat bagus, naskah tetap bisa ditolak jika formatnya tidak mengikuti pedoman. Karena itulah memahami template, struktur, serta cara menyesuaikannya sangat penting.
Artikel ini membahas secara lengkap cara menggunakan template jurnal SINTA 2, mulai dari struktur, tips penulisan, kesalahan umum, hingga cara agar artikel kamu lebih cepat lolos editorial. Bahasa yang digunakan ramah, mengalir, dan mudah dipahami sehingga cocok bagi pemula sekalipun.
Baca Juga : Template Jurnal Sinta 1 & 6
Mengapa Template Jurnal SINTA 2 Penting untuk Dipahami?

Banyak penulis hanya fokus pada isi penelitian, tapi lupa bahwa editor menilai format sebagai indikator profesionalitas. Template bukan hanya soal estetika, tetapi juga memudahkan reviewer membaca alur dan struktur penelitian.
Alasan kenapa template jurnal SINTA 2 sangat penting:
- Menunjukkan keseriusan penulis dalam menyiapkan artikel.
- Mempermudah reviewer menilai kelengkapan struktur ilmiah.
- Mengurangi risiko naskah dikembalikan karena format salah.
- Membantu menjaga konsistensi tampilan antarartikel dalam satu jurnal.
Dengan kata lain, template adalah “pintu masuk” agar artikelmu layak dibaca reviewer.
Struktur Utama Template Jurnal SINTA 2
Sebagian besar jurnal SINTA 2 menerapkan struktur umum seperti:
- Judul singkat, jelas, dan informatif
- Nama penulis & afiliasi
- Abstrak dalam dua bahasa
- Kata kunci 3–5 istilah
- Pendahuluan
- Metode penelitian
- Hasil dan pembahasan
- Kesimpulan
- Ucapan terima kasih (opsional)
- Daftar pustaka sesuai style tertentu
Walaupun terlihat sederhana, setiap bagiannya memiliki format tersendiri. Karena itu, memahami template jurnal SINTA 2 sejak awal akan sangat membantu proses penulisan.
Download Template Jurnal Sinta 2

Cara Menulis Artikel yang Rapi Sebelum Memasukkan ke Template
Sebelum masuk ke bagian teknis, terlebih dahulu penting memahami bagaimana menulis artikel yang rapi, mudah dibaca, dan nyaman dilihat reviewer.
Banyak peneliti mengalami penolakan bukan karena penelitian kurang baik, tetapi karena artikel sulit dipahami. Berikut beberapa tips utama:
- Gunakan paragraf pendek agar mudah dipindai.
- Gunakan bahasa ilmiah yang natural, bukan berputar-putar.
- Hindari data tanpa penjelasan, beri narasi pada setiap tabel dan grafik.
- Gunakan referensi terbaru, terutama 5–10 tahun terakhir.
- Pastikan alur dari pendahuluan ke kesimpulan konsisten dan tidak melompat-lompat.
Setelah tulisan rapi, barulah kamu memasukkannya ke dalam template jurnal SINTA 2 agar penyesuaian format tidak membuat kamu melakukan revisi ulang.
Untuk membantu Anda lebih lanjut, kami menawarkan sesi konsultasi terkait publikasi jurnal nasional. Klik tombol WhatsApp di bawah ini dan hubungi kami sekarang juga!
Komponen Penting dalam Template Jurnal SINTA 2

1. Judul dan Identitas Penulis
Bagian ini biasanya ditulis menggunakan font Times New Roman ukuran 14–16 bold. Judul dalam template jurnal SINTA 2 harus padat, jelas, dan menggambarkan inti penelitian. Afiliasi dan email penulis ditempatkan tepat di bawah nama, biasanya dengan format single line spacing.
2. Abstrak dan Kata Kunci
Umumnya, jurnal SINTA 2 mengharuskan abstrak 150–250 kata. Tuliskan poin penting seperti tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Jangan lupa kata kunci sebanyak 3–5 istilah yang relevan.
3. Pendahuluan
Pendahuluan harus menjelaskan masalah, gap penelitian, dan tujuan riset. Pastikan mengutip penelitian-penelitian sebelumnya sebagai dasar argumentasi.
4. Metode Penelitian
Bagian metode di template jurnal SINTA 2 mencakup desain penelitian, populasi, sampel, teknik pengumpulan data, hingga analisis data. Jelaskan secara ringkas namun tetap lengkap.
5. Hasil dan Pembahasan
Di bagian ini, tabel dan gambar harus mengikuti format template. Beberapa jurnal mengharuskan caption di atas tabel, namun ada juga yang meletakkannya di bawah gambar.
6. Daftar Pustaka
Pastikan mengikuti style sitasi jurnal, seperti APA, IEEE, atau Chicago. Gunakan Mendeley atau Zotero agar lebih rapi dan konsisten.
Untuk membantu Anda lebih lanjut, kami menawarkan sesi konsultasi terkait publikasi jurnal nasional. Klik tombol WhatsApp di bawah ini dan hubungi kami sekarang juga!
Cara Menggunakan Template Jurnal SINTA 2 dengan Benar
Mengikuti template jurnal SINTA 2 sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut langkah praktis yang bisa kamu lakukan:
- Unduh template resmi dari situs jurnal.
- Copy-paste naskah ke dalam template, bukan sebaliknya.
- Sesuaikan heading, margin, spasi, dan font sesuai pedoman.
- Gunakan fitur “Heading Style” di Word agar konsisten.
- Periksa kembali penempatan tabel, gambar, serta daftar pustaka.
Jangan lupa, kesalahan kecil seperti ukuran font atau jarak spasi bisa jadi alasan artikel dikembalikan.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
1. Format Font Tidak Seragam
Penulis sering mencampur ukuran font, sehingga dokumen terlihat berantakan.
2. Sitasi Tidak Mengikuti Template
Beberapa jurnal menggunakan APA 7th, namun penulis menggunakan APA 6th atau IEEE.
3. Gambar Terlalu Besar
Ukuran gambar yang tidak dikompres membuat file Word menjadi berat.
4. Struktur Tidak Sesuai Panduan
Misalnya, menggabungkan hasil dan diskusi padahal jurnal memisahkan keduanya.
5. Tidak Mematuhi Batas Kata Abstrak
Abstrak terlalu panjang atau terlalu pendek bisa membuat editor langsung menolak.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, artikelmu akan lebih siap untuk proses review.
Untuk membantu Anda lebih lanjut, kami menawarkan sesi konsultasi terkait publikasi jurnal nasional. Klik tombol WhatsApp di bawah ini dan hubungi kami sekarang juga!
Kesimpulan
Mengikuti template jurnal SINTA 2 adalah langkah penting dalam proses publikasi ilmiah. Template membantu menjaga konsistensi, profesionalitas, dan memudahkan reviewer memahami isi penelitian. Dengan menyiapkan naskah yang rapi, mengikuti struktur template, serta menghindari kesalahan umum, peluang artikel diterima akan jauh lebih tinggi.
Jika kamu membutuhkan bantuan membuat artikel ilmiah, merapikan template, atau menyesuaikan sesuai jurnal tertentu, saya siap membantu kamu kapan pun!
FAQ
1. Apa itu template jurnal SINTA 2?
Template jurnal SINTA 2 adalah format standar penulisan artikel ilmiah yang digunakan oleh jurnal yang terindeks SINTA peringkat 2. Template ini mengatur struktur, font, margin, sitasi, dan penulisan konten agar sesuai pedoman publikasi.
2. Di mana saya bisa mendapatkan template jurnal SINTA 2?
Biasanya, template jurnal SINTA 2 bisa diunduh langsung dari website jurnal tujuan. Setiap jurnal memiliki template masing-masing, jadi pastikan mengunduh yang resmi agar sesuai standar editor.
3. Apakah semua jurnal SINTA 2 memiliki format yang sama?
Sebagian besar punya struktur mirip, seperti judul, abstrak, metode, hingga daftar pustaka, tetapi ada perbedaan kecil pada style sitasi dan layout. Karena itu penting mengikuti template jurnal SINTA 2 dari jurnal yang kamu tuju.


Tinggalkan Balasan