Mencari template untuk jurnal terindeks Scopus? Ada satu hal yang perlu diluruskan lebih dulu, karena ini yang paling sering membuat penulis salah langkah.
JAWABAN SINGKAT
Tidak ada satu template resmi untuk semua jurnal Scopus.
Scopus adalah basis data pengindeks, bukan penerbit. Setiap jurnal terindeks Scopus memakai template dari penerbitnya masing-masing. Karena itu langkah yang benar bukan mencari “template Scopus”, melainkan menentukan jurnal tujuan lebih dulu, lalu mengunduh template dari situs jurnal itu.
Di bawah ini kami kumpulkan tautan resmi ke halaman template dari penerbit-penerbit besar yang jurnalnya terindeks Scopus, supaya Anda tidak perlu mencari satu per satu.
Halaman Template Resmi dari Penerbit Besar
Tautan resmi halaman template penerbit jurnal terindeks Scopus
Panduan penulis dan template, kuat di bidang manajemen dan bisnis.
Cara Menemukan Template Jurnal Tujuan
1
Pastikan dulu jurnalnya benar-benar terindeks ScopusPeriksa ISSN jurnal di SCImago Journal Rank atau di Scopus Sources. Jangan mengandalkan logo Scopus yang tercantum di situs jurnal, karena sebagian jurnal predator memasangnya tanpa benar-benar terindeks.
2
Buka situs resmi jurnal, bukan situs perantaraAlamat jurnal yang sah biasanya berada di domain penerbit atau institusi. Waspadai situs yang menawarkan jasa submit atas nama jurnal.
3
Cari menu Author Guidelines atau Guide for AuthorsDi sinilah berkas template berada, umumnya dalam format Word atau LaTeX, bersama ketentuan panjang naskah dan gaya sitasi.
4
Periksa juga ketentuan yang tidak ada di templateBanyak jurnal meminta berkas terpisah seperti cover letter, pernyataan orisinalitas, atau daftar calon reviewer. Ketentuan ini tidak muncul di berkas template.
5
Sesuaikan naskah sebelum submit, bukan sesudahMenyesuaikan format setelah naskah selesai jauh lebih melelahkan daripada memakai template sejak awal menulis.
Belum menentukan jurnal Scopus tujuan?Menentukan jurnal yang sesuai bidang dan realistis dari sisi peluang sering jadi bagian tersulit. Kami bisa bantu memetakannya sebelum Anda mulai menyesuaikan naskah.Konsultasikan pemilihan jurnal Scopus →
Struktur Umum Naskah Jurnal Internasional
Meski templatenya berbeda-beda, hampir seluruh jurnal terindeks Scopus memakai kerangka IMRAD — Introduction, Methods, Results, and Discussion.
Kerangka IMRAD dan isi tiap bagian
Bagian
Isi yang Diharapkan
Title & Abstract
Judul ringkas dan abstrak 150–250 kata memuat tujuan, metode, hasil, simpulan
Introduction
Konteks masalah, tinjauan singkat penelitian terdahulu, dan celah penelitian yang Anda isi
Methods
Rincian yang cukup agar peneliti lain bisa mengulang penelitian Anda
Results
Temuan disajikan apa adanya, umumnya dengan tabel atau gambar
Discussion
Penafsiran temuan dan perbandingan dengan penelitian terdahulu
Conclusion
Jawaban atas tujuan penelitian beserta keterbatasannya
References
Daftar rujukan sesuai gaya sitasi jurnal, umumnya didominasi terbitan 5 tahun terakhir
Kesalahan yang Sering Terjadi
Kesalahan umum saat menyiapkan naskah untuk jurnal Scopus
Kesalahan
Akibatnya
Cara Menghindari
Memakai template penerbit lain
Dikembalikan di desk review
Unduh template dari situs jurnal tujuan
Bahasa Inggris hasil terjemahan mesin
Ditolak tanpa dinilai isinya
Minta pemeriksaan penutur yang paham istilah bidang
Rujukan didominasi sumber lokal
Dinilai kurang berskala internasional
Perbanyak rujukan dari jurnal internasional terkini
Tidak memeriksa status indeks jurnal
Berisiko masuk jurnal predator
Verifikasi ISSN di SCImago atau Scopus Sources
Mengabaikan berkas pendukung
Proses tertunda
Baca seluruh ketentuan submission, bukan hanya template
Sebelum Menyasar Scopus
Publikasi di jurnal terindeks Scopus menuntut kebaruan yang kuat dan penulisan berbahasa Inggris yang baik. Kalau naskah Anda belum sampai ke sana, tidak ada salahnya membangun rekam jejak lebih dulu lewat jurnal nasional terakreditasi.
Templatenya Sudah Ada. Naskahnya Sudah Siap Dikirim?
Naskah untuk jurnal internasional biasanya tersendat di dua hal: kualitas bahasa Inggris dan kesesuaian dengan cakupan jurnal tujuan. Keduanya bisa diperiksa sebelum naskah dikirim.
✓
Pemeriksaan kesesuaian naskah dengan focus and scope jurnal
✓
Rekomendasi jurnal Scopus yang sesuai bidang dan realistis peluangnya
✓
Pendampingan submit sampai tahap tanggapan reviewer
Apakah ada satu template resmi untuk semua jurnal Scopus?
Tidak ada. Scopus adalah basis data pengindeks, bukan penerbit. Setiap jurnal terindeks Scopus memakai template dari penerbitnya masing-masing, seperti Elsevier, Springer, MDPI, atau Wiley. Karena itu template harus diambil dari situs jurnal tujuan, bukan dari satu sumber tunggal.
Di mana template jurnal tujuan saya berada?
Buka situs resmi jurnal tersebut, lalu cari menu Author Guidelines, Guide for Authors, atau Submission Guidelines. Berkas template biasanya tersedia di halaman itu dalam format Word atau LaTeX.
Apakah wajib memakai LaTeX untuk jurnal Scopus?
Tidak wajib. Sebagian besar jurnal menerima naskah dalam format Word. LaTeX umum dipakai di bidang matematika, fisika, dan teknik karena lebih rapi menangani rumus, tetapi bukan syarat.
Berapa lama proses publikasi di jurnal Scopus?
Sangat bervariasi, umumnya 6 sampai 18 bulan sejak submit sampai terbit, tergantung kuartil jurnal dan panjangnya antrean. Jurnal Q1 biasanya paling lama karena jumlah naskah masuk yang besar.
Apakah naskah berbahasa Indonesia bisa diterima jurnal Scopus?
Sebagian besar jurnal terindeks Scopus meminta naskah berbahasa Inggris. Ada beberapa jurnal Indonesia yang terindeks Scopus dan menerima bahasa Indonesia, tetapi jumlahnya terbatas dan tetap perlu diperiksa di ketentuan masing-masing jurnal.
Periksa langsung di Scopus Sources atau SCImago Journal Rank dengan memasukkan ISSN jurnal. Jangan mengandalkan klaim di situs jurnal itu sendiri, karena sebagian jurnal predator mencantumkan logo Scopus tanpa benar-benar terindeks.
Apakah memakai template menjamin naskah diterima?
Tidak. Template memastikan naskah lolos pemeriksaan format di tahap desk review, tetapi keputusan akhir ditentukan mutu penelitian dan penilaian reviewer.
Hallo Salam kenal saya Abdy Hamdani, Penulis aktif di website penulis aktif yang berfokus pada topik pendidikan, penelitian, publikasi jurnal ilmiah, dan pengembangan akademik.
Tinggalkan Balasan