Template Jurnal Sinta

Template Jurnal Sinta Terbaru dan Lengkap

JAWABAN SINGKAT

Di mana mengunduh template jurnal SINTA?

Jawaban yang jujur: tidak ada template khusus untuk peringkat SINTA tertentu. Setiap jurnal menetapkan templatnya sendiri, dengan ketentuan font, margin, dan gaya sitasi yang berbeda-beda. Yang Anda butuhkan adalah templat resmi dari jurnal yang Anda tuju, dan cara menemukannya dijelaskan di bawah.

Templat berlaku untukSatu jurnal, bukan satu peringkat
Letak templat resmiMenu Author Guidelines di situs jurnal
Waktu mencarinyaKurang dari lima menit
Risiko memakai templat keliruNaskah dikembalikan sebelum ditelaah

Artikel ini membuktikan pernyataan di atas dengan membandingkan tiga templat jurnal nyata, lalu menunjukkan cara menemukan templat yang benar untuk jurnal tujuan Anda.

Kalau jurnal tujuan Anda berperingkat SINTA 2, baca juga panduan template jurnal SINTA 2 yang membahas tuntutan penyuntingannya secara khusus.

Kenapa Tidak Ada Template Khusus per Peringkat SINTA

Banyak artikel di internet menjanjikan unduhan template untuk setiap peringkat jurnal SINTA. Yang jarang dijelaskan: berkas yang Anda unduh itu sebenarnya templat milik satu jurnal tertentu, bukan standar yang berlaku untuk seluruh jurnal di peringkat tersebut.

SINTA adalah sistem pemeringkatan mutu pengelolaan jurnal. Kementerian menilai jurnal melalui ARJUNA lalu memberi peringkat 1 sampai 6. SINTA tidak menerbitkan jurnal, tidak menetapkan biaya, dan tidak menetapkan format penulisan.

Yang menetapkan format adalah dewan editor masing-masing jurnal, dan keputusan itu dibuat menurut kebiasaan bidang keilmuan, tata letak terbitan, serta gaya sitasi yang mereka pilih.

Akibatnya bila Anda memakai templat yang keliru

Naskah Anda akan dikembalikan pada tahap pemeriksaan awal, sebelum sempat dibaca reviewer. Editor menilai kesesuaian format sebagai penanda keseriusan penulis, dan naskah yang formatnya tidak sesuai sering dianggap belum siap.

Yang hilang bukan hanya waktu, tetapi juga kesan pertama. Sebagian jurnal mencatat riwayat pengiriman, dan naskah yang dikembalikan berulang kali karena alasan yang sama tidak membantu posisi Anda.

Bukti: Tiga Template Jurnal yang Berbeda Jauh

Berikut perbandingan ketentuan dari tiga templat jurnal yang kami telusuri langsung. Ketiganya menerima naskah dari penulis Indonesia, tetapi ketentuannya berbeda-beda.

Perbandingan Ketentuan Tiga Jurnal
Ketentuan Syntax Literate Jurnal B IJERE
Jenis huruf Times New Roman Palatino Linotype Times New Roman
Margin kiri 3 cm 3 cm 3 cm
Margin kanan 3 cm 3 cm 2,5 cm
Panjang abstrak Dua bahasa 100 sampai 150 kata Bahasa Inggris
Jumlah kata kunci Maksimal 6 3 sampai 5, urut abjad Tidak dibatasi tegas
Gaya sitasi Mendeley disarankan Chicago Manual of Style Gaya penerbit
Perhatikan baris jenis huruf dan gaya sitasi. Satu jurnal mensyaratkan Palatino Linotype dan Chicago Manual of Style, sementara dua lainnya memakai Times New Roman dengan gaya berbeda. Naskah yang disiapkan untuk satu jurnal hampir pasti perlu disesuaikan ulang untuk jurnal lain.

Yang perlu dicatat, IJERE bahkan bukan jurnal SINTA: itu jurnal internasional terindeks Scopus yang diterbitkan IAES. Templat semacam ini kerap beredar di daftar unduhan yang mengatasnamakan template SINTA, padahal ketentuannya disusun untuk konteks yang sama sekali berbeda.

Cara Menemukan Template Resmi Jurnal Tujuan

Empat langkah berikut bisa Anda kerjakan sendiri dalam waktu kurang dari lima menit, dan hasilnya jauh lebih dapat diandalkan daripada mengunduh berkas dari blog mana pun.

1

Pastikan dulu jurnal tujuan Anda

Buka sinta.kemdiktisaintek.go.id, cari jurnal berdasarkan bidang ilmu atau nama. Periksa peringkat dan periode akreditasinya. Tanpa menentukan jurnal tujuan lebih dulu, mencari templat tidak ada gunanya.

2

Buka situs resmi jurnalnya

Dari halaman profil jurnal di portal SINTA, klik tautan Website. Anda akan diarahkan ke situs jurnal yang umumnya berbasis Open Journal Systems.

3

Cari menu Author Guidelines atau Submissions

Templat biasanya tersedia di salah satu menu berikut: Author Guidelines, Submissions, Petunjuk Penulisan, atau Template. Letaknya umumnya di menu About atau di bilah samping halaman depan.

Berkasnya biasanya berupa dokumen Word yang bisa langsung diunduh. Sebagian jurnal menaruhnya di Google Drive atau layanan berbagi berkas lain.

4

Baca ketentuannya, jangan hanya mengunduh

Templat sering disertai halaman petunjuk penulisan yang memuat hal-hal yang tidak terlihat di berkas templat: batas jumlah kata, jumlah maksimal tabel dan gambar, format penulisan rujukan, serta bahasa yang diterima.

Bila templat tidak tersedia sama sekali, kirim surel ke alamat editorial dan tanyakan. Jurnal yang dikelola baik akan mengirimkannya.

Bila situs jurnal tidak memuat templat sama sekali

Ini sendiri patut diperhatikan. Jurnal terakreditasi umumnya memiliki petunjuk penulisan yang jelas, karena kejelasan itu bagian dari penilaian akreditasi.

Bila tidak ada dan editor tidak menjawab pertanyaan Anda, pertimbangkan jurnal lain sebelum melanjutkan proses.

Kesulitan Menyesuaikan Naskah dengan Templat Jurnal?

Kirimkan naskah dan jurnal tujuan Anda. Kami bantu menyesuaikan format, struktur, dan gaya sitasinya sesuai ketentuan jurnal yang Anda tuju.

Konsultasikan Naskah Anda

Konsultasi awal tidak dipungut biaya dan tidak mengikat.

Panduan per peringkat juga tersedia, lengkap dengan hal yang biasanya dituntut di tiap peringkat: template jurnal SINTA 1, template jurnal SINTA 2, template jurnal SINTA 3, template jurnal SINTA 4, template jurnal SINTA 5, dan template jurnal SINTA 6.

Yang Umumnya Sama di Semua Template

Meski ketentuannya berbeda-beda, struktur besarnya cenderung serupa. Menyiapkan bagian-bagian ini lebih dulu membuat penyesuaian ke templat mana pun jadi jauh lebih cepat.

Judul, penulis, dan afiliasi

Judul yang singkat dan mencerminkan isi naskah, nama penulis tanpa gelar, nama lembaga, dan alamat surel. Hampir semua jurnal meminta ini di urutan yang sama.

Abstrak dan kata kunci

Umumnya 100 sampai 250 kata, memuat latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan simpulan secara ringkas. Banyak jurnal Indonesia meminta abstrak dalam dua bahasa. Kata kunci biasanya 3 sampai 6 kata.

Struktur isi

Pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, lalu simpulan. Sebagian jurnal memisahkan hasil dari pembahasan, sebagian menggabungkannya, dan ini salah satu hal yang perlu Anda periksa di petunjuk penulisannya.

Daftar pustaka

Selalu ada, tetapi gayanya berbeda-beda: APA, Chicago, IEEE, atau gaya khas penerbit. Memakai aplikasi pengelola rujukan seperti Mendeley atau Zotero membuat penggantian gaya jadi pekerjaan beberapa klik, bukan berjam-jam.

Kesalahan Format yang Paling Sering Terjadi

Berikut hal-hal yang paling sering membuat naskah dikembalikan pada pemeriksaan awal.

  • Menempel templat ke naskah, bukan sebaliknya. Salin isi naskah Anda ke dalam berkas templat, jangan menyalin bagian templat ke dalam naskah. Cara kedua sering meninggalkan gaya format lama yang tidak terlihat.
  • Gaya sitasi yang tidak sesuai. Jurnal meminta Chicago, penulis memakai APA. Ini kesalahan paling umum dan paling mudah dihindari.
  • Mencampur ukuran dan jenis huruf. Biasanya terjadi karena menyalin potongan teks dari sumber lain tanpa membersihkan formatnya.
  • Tidak memakai fitur Heading di Word. Menebalkan teks secara manual berbeda dari memakai gaya Heading. Yang kedua membuat struktur naskah terbaca konsisten oleh sistem jurnal.
  • Abstrak terlalu panjang atau terlalu pendek. Batas jumlah kata biasanya tercantum di petunjuk penulisan, bukan di berkas templatnya.
  • Gambar beresolusi terlalu besar. Membuat berkas menjadi berat dan sering gagal diunggah ke sistem jurnal.
  • Struktur yang tidak sesuai. Menggabungkan hasil dan pembahasan padahal jurnal memisahkannya, atau sebaliknya.

Contoh Template untuk Latihan

Berikut tiga templat jurnal nyata yang bisa Anda pelajari untuk memahami bagaimana ketentuan format disusun. Perlu ditegaskan, ketiganya milik jurnal masing-masing dan tidak dapat dipakai untuk mengirim naskah ke jurnal lain.

Tiga Template sebagai Bahan Belajar
Jurnal Ciri khas ketentuannya Cocok dipelajari untuk
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Times New Roman, margin 3 cm, abstrak dua bahasa, rujukan dengan Mendeley Jurnal nasional berbahasa Indonesia
Jurnal berformat Palatino Linotype Palatino Linotype 11pt, abstrak 100 sampai 150 kata, gaya sitasi Chicago Jurnal dengan ketentuan sitasi yang khas
International Journal of Evaluation and Research in Education Berbahasa Inggris, margin asimetris, gaya penerbit IAES Jurnal internasional terindeks Scopus
Pakailah ketiganya untuk memahami pola, bukan untuk dipakai langsung. Templat yang berlaku untuk naskah Anda tetap templat resmi dari jurnal yang Anda tuju.

Cara memanfaatkannya

Buka ketiganya berdampingan dan bandingkan bagian yang sama, misalnya cara menuliskan afiliasi penulis, atau cara menyusun daftar pustaka. Anda akan langsung melihat seberapa berbeda ketentuannya.

Setelah terbiasa dengan polanya, menyesuaikan naskah ke templat jurnal mana pun jadi pekerjaan yang jauh lebih cepat.

Ketentuan format yang umum dipakai jurnal SINTA, dari ukuran huruf sampai gaya sitasi, juga kami rangkum di format penulisan jurnal SINTA.

Penutup

Tidak ada template jurnal SINTA yang berlaku untuk seluruh jurnal di satu peringkat, dan artikel mana pun yang menjanjikannya sedang menyederhanakan sesuatu yang tidak sederhana.

Yang berlaku adalah templat resmi jurnal yang Anda tuju, dan menemukannya hanya perlu empat langkah serta waktu kurang dari lima menit. Kebiasaan ini akan menghemat Anda berminggu-minggu, karena naskah yang formatnya sudah sesuai tidak akan dikembalikan sebelum sempat dibaca.

Butuh Bantuan Menyiapkan Naskah?

Kami membantu dosen dan mahasiswa pascasarjana menyesuaikan naskah dengan templat jurnal tujuan, memilih jurnal yang sesuai bidang, dan menangani revisi dari reviewer.

Konsultasikan Naskah Anda

Konsultasi awal tidak dipungut biaya dan tidak mengikat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ada template khusus untuk jurnal SINTA 2?

Tidak ada. SINTA adalah sistem pemeringkatan mutu pengelolaan jurnal, bukan penerbit, sehingga tidak menetapkan format penulisan. Setiap jurnal menetapkan templatnya sendiri, termasuk jurnal-jurnal yang sama-sama berperingkat SINTA 2.

Di mana mengunduh template jurnal yang benar?

Di situs resmi jurnal yang Anda tuju, biasanya pada menu Author Guidelines, Submissions, atau Petunjuk Penulisan. Anda bisa menemukan tautan situs jurnalnya melalui portal SINTA di sinta.kemdiktisaintek.go.id.

Apa yang terjadi bila memakai templat dari jurnal lain?

Naskah Anda kemungkinan besar dikembalikan pada tahap pemeriksaan awal, sebelum sempat dibaca reviewer. Editor menilai kesesuaian format sebagai penanda keseriusan penulis.

Apakah template jurnal berbayar?

Tidak. Templat resmi selalu disediakan gratis oleh jurnal yang bersangkutan. Bila ada pihak yang menjual templat jurnal, itu patut dipertanyakan karena berkasnya bisa Anda unduh sendiri tanpa biaya.

Kenapa setiap jurnal punya template berbeda?

Karena format ditetapkan dewan editor masing-masing menurut kebiasaan bidang keilmuan, tata letak terbitan, dan gaya sitasi yang mereka pilih. Jurnal bidang teknik dan jurnal bidang humaniora punya kebiasaan penulisan yang berbeda.

Bagaimana bila jurnal tidak menyediakan template?

Kirim surel ke alamat editorial dan tanyakan. Bila tidak ada dan editor tidak menjawab, pertimbangkan jurnal lain. Jurnal terakreditasi umumnya memiliki petunjuk penulisan yang jelas karena hal itu bagian dari penilaian akreditasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *