Biaya Publikasi Jurnal SINTA 1

Biaya Publikasi Jurnal SINTA 1

JAWABAN SINGKAT

Berapa biaya publikasi jurnal SINTA 1?

SINTA 1 adalah peringkat termahal, dan selisihnya jauh. Dari jurnal SINTA 1 yang tarifnya dapat kami verifikasi, tidak satu pun yang tidak memungut biaya. Sebagian menetapkan tarif dalam dolar karena juga terindeks internasional, sebagian lagi dalam rupiah, dan keduanya berada di kelompok biaya tertinggi di antara peringkat SINTA.

Jurnal tanpa biaya0 dari 6 jurnal
Posisi biayaTertinggi antarperingkat
Yang menetapkan rupiah2 dari 6 jurnal
Nilai angka kredit25 poin, sama dengan SINTA 2

Baris terakhir itu yang paling perlu Anda timbang sebelum melangkah lebih jauh, dan dibahas tersendiri di bawah.

Tarif Jurnal SINTA 1 yang Kami Verifikasi

Kami menghimpun jurnal SINTA 1 dari portal SINTA, lalu menelusuri tarif publikasinya melalui basis data DOAJ. Berikut tarif nyata yang berhasil kami temukan, disajikan apa adanya sesuai mata uang yang dicantumkan penerbitnya.

Tarif Publikasi Jurnal SINTA 1 Berdasarkan Catatan DOAJ
Jurnal Mata uang tarif
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Rupiah
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Rupiah
APTISI Transactions on Technopreneurship Dolar AS
Jurnal Pendidikan Islam Dolar AS
Journal of Islamic Law Dolar AS
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Dolar AS

Sengaja kami tampilkan dalam mata uang aslinya, tanpa konversi, agar Anda dapat memeriksanya langsung di situs jurnal masing-masing. Keenam jurnal ini juga terindeks Scopus.

Metode: kami menghimpun 110 jurnal dari portal SINTA (20 jurnal per peringkat, diambil September 2026), lalu mencocokkan nomor ISSN-nya dengan basis data DOAJ untuk memperoleh tarif publikasi yang dilaporkan penerbit. Jumlah sampel per peringkat masih terbatas, sehingga angka ini merupakan indikasi awal, bukan rata-rata resmi. Tarif dapat berubah sewaktu-waktu. Periksa selalu halaman Author Fees di situs jurnal tujuan Anda.

Tidak ada jurnal SINTA 1 yang gratis dalam sampel kami

Ini berbeda tajam dari peringkat lain. Pada SINTA 4, tiga perempat jurnal yang kami periksa tidak memungut biaya sama sekali. Pada SINTA 1, tidak satu pun.

Enam jurnal memang sampel yang kecil, dan kami menyampaikannya apa adanya. Namun penyebabnya bisa dijelaskan, dan bukan kebetulan. Alasannya dibahas di bagian berikutnya.

Pertimbangan Angka Kredit yang Sering Terlewat

Sebelum memutuskan mengirim naskah ke jurnal SINTA 1, ada satu hal yang sebaiknya Anda ketahui karena bisa menghemat waktu berbulan-bulan sekaligus biaya berjuta-juta.

SINTA 1 dan SINTA 2 bernilai angka kredit sama

Menurut Kepmendiktisaintek Nomor 39/M/KEP/2026, jurnal nasional terakreditasi SINTA peringkat 1 dan peringkat 2 berada dalam satu kategori yang sama, bernilai 25 angka kredit.

Padahal dari sisi biaya, selisihnya besar. Tarif SINTA 2 dalam pemeriksaan kami jauh lebih ringan, dan lebih dari separuh jurnal SINTA 2 bahkan tidak memungut biaya sama sekali.

Artinya, bila tujuan Anda memenuhi kebutuhan angka kredit, memaksakan naskah ke SINTA 1 tidak memberi nilai tambah dibanding SINTA 2, sementara biayanya berkali lipat, seleksinya lebih ketat, dan antreannya lebih panjang.

Ini bukan alasan untuk menghindari SINTA 1. Bila naskah Anda memang kuat dan yang dikejar adalah reputasi, visibilitas, atau sitasi, peringkat teratas tetap masuk akal. Tetapi bila yang dikejar angka kredit dengan tenggat tertentu, pertimbangan ini layak diperhitungkan lebih dulu.

Kenapa Tarifnya Jauh Lebih Tinggi

Perhatikan kembali tabel di atas. Empat dari enam jurnal menetapkan tarifnya dalam dolar, bukan rupiah. Di situlah penjelasannya.

Hampir semuanya terindeks internasional

Keenam jurnal SINTA 1 dalam data kami juga terindeks Scopus. Jurnal yang terindeks basis data internasional umumnya menerapkan tarif mengikuti standar penerbit luar negeri, bukan standar jurnal nasional. Penulis dari mancanegara pun mengirim naskah ke sana, sehingga tarifnya disusun untuk pasar yang lebih luas.

Ongkos pengelolaan yang lebih besar

Mempertahankan status indeksasi internasional menuntut standar yang mahal: penyuntingan bahasa Inggris profesional, reviewer dari berbagai negara, sistem yang memenuhi persyaratan teknis basis data, dan penerbitan yang tepat waktu tanpa kecuali.

Konsekuensi bagi nilai angka kredit

Ada sisi baiknya. Bila jurnal SINTA 1 yang Anda tuju memenuhi kriteria jurnal internasional bereputasi, nilai angka kreditnya bisa lebih tinggi daripada 25, mencapai 30 atau bahkan 40, tergantung kategorinya menurut Kepmendiktisaintek 39/M/KEP/2026.

Periksa status indeksasi jurnal tujuan Anda sebelum menyimpulkan. Bila memang terindeks basis data bereputasi, biaya yang lebih tinggi itu bisa jadi sepadan.

Ingin Tahu Apakah Naskah Anda Siap untuk SINTA 1?

Kirimkan abstrak dan gambaran naskah Anda. Kami bantu menilai kesiapannya dan memetakan jurnal yang sesuai dengan bidang serta tenggat Anda.

Konsultasikan Naskah Anda

Konsultasi awal tidak dipungut biaya dan tidak mengikat.

Perbandingan dengan Peringkat Lain

Sebaran Biaya Publikasi Menurut Peringkat SINTA
Hasil pencocokan 110 jurnal SINTA dengan basis data DOAJ, September 2026.
Peringkat Tidak memungut biaya Kecenderungan biaya
SINTA 1 0% Paling tinggi
SINTA 2 54% Menengah
SINTA 3 62% Ringan
SINTA 4 75% Paling ringan
SINTA 5 data tidak tersedia Belum ada data
SINTA 6 data tidak tersedia Belum ada data

Nilai tengah SINTA 1 dihitung setelah mengonversi tarif berdenominasi dolar ke rupiah, sehingga angkanya bergantung pada kurs yang berlaku. Untuk keperluan perencanaan, lebih baik merujuk pada tarif asli di tabel sebelumnya.

Metode: kami menghimpun 110 jurnal dari portal SINTA (20 jurnal per peringkat, diambil September 2026), lalu mencocokkan nomor ISSN-nya dengan basis data DOAJ untuk memperoleh tarif publikasi yang dilaporkan penerbit. Jumlah sampel per peringkat masih terbatas, sehingga angka ini merupakan indikasi awal, bukan rata-rata resmi. Tarif dapat berubah sewaktu-waktu. Periksa selalu halaman Author Fees di situs jurnal tujuan Anda.

Dari SINTA 4 ke SINTA 1, nilai tengah tarif naik sekitar dua puluh lima kali lipat. Sementara nilai angka kreditnya hanya naik dari 20 ke 25, hanya seperempat lebih tinggi.

Menakar Kesiapan Naskah

Karena seleksinya paling ketat, mengirim naskah yang belum siap ke jurnal SINTA 1 berisiko menghabiskan waktu berbulan-bulan hanya untuk mendapat penolakan. Beberapa hal yang biasanya diperiksa lebih dulu oleh editor sebelum naskah diteruskan ke reviewer:

  • Kebaruan temuan. Apa yang belum dijawab penelitian sebelumnya, dan bagaimana naskah Anda mengisinya. Ini pertanyaan pertama yang diajukan editor.
  • Kekuatan metode. Rancangan penelitian, jumlah data, dan ketepatan analisis akan ditelaah lebih dalam daripada di peringkat lain.
  • Kesesuaian fokus. Naskah bagus tetap ditolak bila tidak sesuai fokus dan cakupan jurnal. Baca beberapa artikel terbitan terakhirnya sebelum memutuskan.
  • Mutu rujukan. Jurnal peringkat teratas umumnya mengharapkan rujukan dari sumber primer mutakhir, bukan dari buku ajar atau sumber sekunder.
  • Kerapian bahasa Inggris. Karena banyak jurnal SINTA 1 berbahasa Inggris dan menyasar pembaca internasional, naskah dengan banyak kesalahan tata bahasa sering tersaring di pemeriksaan awal. Kelengkapan naskah yang biasa diminta dibahas di template jurnal SINTA 1.

Strategi yang masuk akal

Bila Anda ragu, mengirim ke SINTA 2 lebih dulu bukan penurunan standar. Angka kreditnya sama, biayanya jauh lebih ringan, peluang diterimanya lebih besar, dan antreannya umumnya lebih pendek.

SINTA 1 bisa dituju pada naskah berikutnya, setelah Anda terbiasa dengan ritme telaah sejawat di jurnal berperingkat tinggi.

Cara Memeriksa Biaya Jurnal Tujuan

Berapa pun angka yang Anda baca, yang berlaku tetap kebijakan resmi jurnal yang Anda tuju. Empat langkah berikut bisa Anda kerjakan sendiri.

1

Pastikan peringkatnya masih SINTA 1

Buka sinta.kemdiktisaintek.go.id dan cari nama jurnal atau nomor ISSN-nya. Perhatikan periode akreditasinya karena peringkat punya masa berlaku dan dapat turun pada penilaian berikutnya.

2

Periksa status indeksasi internasionalnya

Bila jurnal mengaku terindeks Scopus, telusuri sendiri di scopus.com/sources atau melalui SCImago. Status ini memengaruhi tarif sekaligus nilai angka kredit yang Anda peroleh, jadi jangan menerima klaimnya begitu saja.

3

Buka halaman Author Fees

Cari halaman Author Fees, Publication Fee, atau Biaya Publikasi di menu About atau Submissions. Perhatikan mata uangnya. Jurnal yang mencantumkan dalam dolar biasanya mengikuti standar penerbit internasional, dan tagihan akhirnya bergantung kurs saat pembayaran.

4

Tanyakan komponen yang tercakup

Pada tarif sebesar ini, tanyakan apa saja yang sudah termasuk: apakah penyuntingan bahasa Inggris tercakup, apakah ada biaya tambahan untuk gambar berwarna, dan apakah tarif berubah bila naskah melebihi jumlah halaman tertentu.

Kemungkinan Keringanan Biaya

Karena tarifnya tinggi, ini jalur yang layak ditelusuri sebelum membatalkan niat.

Sebagian jurnal menyediakan kebijakan keringanan biaya bagi penulis dari negara berkembang, yang dalam istilah internasionalnya disebut waiver. Dalam basis data DOAJ, sekitar 14% jurnal Indonesia mencatat memiliki kebijakan semacam ini.

  • Periksa halaman Author Fees, biasanya kebijakan keringanan disebut di bagian bawah.
  • Bila tidak tercantum, tanyakan langsung lewat surel kepada editor sebelum mengirim naskah.
  • Sebagian kampus menyediakan dana bantuan publikasi. Tanyakan ke lembaga penelitian di institusi Anda.
  • Sebagian hibah penelitian sudah mengalokasikan anggaran publikasi. Periksa kembali kontrak hibah Anda.

Membedakan biaya jurnal dan biaya pendampingan

Seluruh angka di artikel ini adalah biaya yang ditagih penerbit jurnal dan dibayarkan langsung ke jurnal tujuan. Anda sepenuhnya bisa mengurus prosesnya sendiri.

Sebagian penulis memakai jasa pendampingan untuk penyuntingan naskah, pemilihan jurnal, dan penanganan revisi. Biaya tersebut terpisah dari biaya jurnal dan dapat berubah berkala.

Penutup

Biaya publikasi jurnal SINTA 1 memang paling tinggi di antara seluruh peringkat, dan penyebabnya bisa dijelaskan: hampir semuanya terindeks internasional dan menerapkan tarif standar penerbit luar negeri.

Namun pertanyaan yang lebih menentukan datang sebelum soal biaya. Bila yang Anda kejar adalah angka kredit, SINTA 2 memberi nilai yang sama persis dengan jalan yang jauh lebih lapang. Bila yang dikejar reputasi dan visibilitas internasional, barulah SINTA 1 menjadi pilihan yang sepadan.

Butuh Bantuan Menyiapkan Naskah?

Kami membantu dosen dan mahasiswa pascasarjana menyiapkan naskah, memilih jurnal yang sesuai bidang, dan menangani revisi dari reviewer.

Konsultasikan Naskah Anda

Konsultasi awal tidak dipungut biaya dan tidak mengikat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa biaya publikasi jurnal SINTA 1?

Dari jurnal SINTA 1 yang tarifnya dapat kami verifikasi melalui DOAJ, sebagian menetapkan tarif dalam dolar dan sebagian dalam rupiah, dengan besaran tertinggi di antara peringkat SINTA. Angka pastinya ada di halaman Author Fees tiap jurnal. Tidak satu pun dari enam jurnal tersebut yang tidak memungut biaya.

Kenapa jurnal SINTA 1 jauh lebih mahal?

Karena hampir semuanya juga terindeks basis data internasional seperti Scopus, sehingga menerapkan tarif mengikuti standar penerbit luar negeri. Mempertahankan status indeksasi itu sendiri menuntut ongkos pengelolaan yang lebih besar.

Berapa angka kredit jurnal SINTA 1?

Menurut Kepmendiktisaintek Nomor 39/M/KEP/2026, jurnal nasional terakreditasi SINTA peringkat 1 bernilai 25 angka kredit. Nilai ini sama dengan SINTA 2 karena keduanya berada dalam satu kategori.

Kalau angka kreditnya sama, kenapa memilih SINTA 1?

Alasannya reputasi, visibilitas, dan peluang sitasi. Bila jurnalnya memenuhi kriteria jurnal internasional bereputasi, nilai angka kreditnya bahkan bisa lebih tinggi dari 25. Namun bila yang dikejar semata angka kredit, SINTA 2 memberi nilai sama dengan biaya jauh lebih ringan.

Apakah ada jurnal SINTA 1 yang tidak memungut biaya?

Dalam sampel yang kami periksa, tidak ada. Namun sampel kami terbatas pada enam jurnal yang tarifnya tercatat di DOAJ, sehingga kemungkinan itu tidak tertutup. Periksa langsung halaman Author Fees jurnal yang Anda tuju.

Bisakah biaya publikasi mendapat keringanan?

Sekitar 14% jurnal Indonesia di DOAJ mencatat memiliki kebijakan keringanan biaya bagi penulis dari negara berkembang. Kebijakannya biasanya tercantum di halaman Author Fees, dan pengajuannya dilakukan lewat surel kepada editor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *