{"id":1814,"date":"2025-05-08T08:27:31","date_gmt":"2025-05-08T08:27:31","guid":{"rendered":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/?p=1814"},"modified":"2026-02-11T04:11:36","modified_gmt":"2026-02-11T04:11:36","slug":"scopus-jurnal-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/","title":{"rendered":"Scopus Jurnal Adalah"},"content":{"rendered":"\n<p>Salah satu tolok ukur paling populer dan prestisius saat ini adalah Scopus. Bagi banyak akademisi, dosen, dan mahasiswa pascasarjana, Scopus jurnal adalah target utama dalam publikasi ilmiah. <\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, apa sebenarnya jurnal Scopus itu? Mengapa penting? Dan bagaimana cara menembusnya?<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas tuntas tentang apa itu jurnal Scopus, apa saja manfaatnya, tantangannya, dan bagaimana strategi terbaik agar artikel Anda bisa masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Jurnal Scopus?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"318\" height=\"134\" src=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Apa-Itu-Scopus-2-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1495\" srcset=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Apa-Itu-Scopus-2-1.png 318w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Apa-Itu-Scopus-2-1-300x126.png 300w\" sizes=\"(max-width: 318px) 100vw, 318px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebelum membahas lebih jauh, mari kita bahas dulu pengertiannya. <a href=\"https:\/\/www.scopus.com\/home.uri\">Scopus<\/a> jurnal adalah jurnal ilmiah yang telah terindeks oleh database Scopus, yang dikelola oleh Elsevier.<\/p>\n\n\n\n<p>Scopus sendiri adalah salah satu mesin pengindeks terbesar dan paling terpercaya di dunia akademik. Jurnal-jurnal yang masuk ke dalam database ini dianggap sudah lolos standar ketat dalam hal kualitas, orisinalitas, dan kontribusi ilmiahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/cara-submit-jurnal-scopus-gratis\/\">Cara Submit Jurnal Scopus Gratis<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Jurnal Scopus Begitu Penting?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Submit-Jurnal-Scopus-Gratis-Beserta-Kekurangannya-1024x683.jpg\" alt=\"Scopus Jurnal Adalah \" class=\"wp-image-1587\" srcset=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Submit-Jurnal-Scopus-Gratis-Beserta-Kekurangannya-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Submit-Jurnal-Scopus-Gratis-Beserta-Kekurangannya-300x200.jpg 300w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Submit-Jurnal-Scopus-Gratis-Beserta-Kekurangannya-768x512.jpg 768w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Submit-Jurnal-Scopus-Gratis-Beserta-Kekurangannya-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Submit-Jurnal-Scopus-Gratis-Beserta-Kekurangannya-550x367.jpg 550w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Submit-Jurnal-Scopus-Gratis-Beserta-Kekurangannya.jpg 1800w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Publikasi di jurnal internasional sebenarnya sangat banyak. Namun tidak semua jurnal memiliki kualitas dan kredibilitas yang sama. <\/p>\n\n\n\n<p>Scopus hadir sebagai filter jurnal yang masuk ke dalamnya dianggap telah lolos seleksi ketat. Di bawah ini beberapa alasan kenapa Scopus jurnal adalah target utama banyak peneliti.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Diakui Secara Global<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu alasan utama banyak peneliti menargetkan jurnal Scopus adalah karena pengakuannya yang berskala internasional. Artikel yang terbit di jurnal ini akan mudah ditemukan oleh akademisi dari seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menjadi Syarat Kenaikan Jabatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Bagi dosen, Scopus jurnal adalah syarat penting dalam pengajuan jabatan fungsional, terutama untuk Lektor Kepala dan Guru Besar. Tanpa publikasi di jurnal Scopus, proses kenaikan pangkat bisa tertahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Menunjukkan Kredibilitas Ilmiah<\/h3>\n\n\n\n<p>Jurnal yang terindeks Scopus melalui proses review yang sangat ketat. Maka, ketika artikel Anda berhasil diterbitkan, itu menunjukkan bahwa karya Anda sudah memenuhi standar internasional dalam hal metodologi dan kontribusi ilmu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis Jurnal Scopus<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Apa-Itu-Submit-Jurnal-1024x683.jpg\" alt=\"Scopus Jurnal Adalah \" class=\"wp-image-1586\" srcset=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Apa-Itu-Submit-Jurnal-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Apa-Itu-Submit-Jurnal-300x200.jpg 300w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Apa-Itu-Submit-Jurnal-768x512.jpg 768w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Apa-Itu-Submit-Jurnal-550x367.jpg 550w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Apa-Itu-Submit-Jurnal.jpg 1380w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tak semua jurnal yang terindeks Scopus berada di level yang sama. Ada beberapa kategori yang membedakan peringkat dan pengaruh jurnal tersebut. Ini penting diketahui agar Anda bisa memilih target yang realistis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Jurnal Q1 hingga Q4<\/h3>\n\n\n\n<p>Scopus membagi jurnal ke dalam kuartil atau Q1 sampai Q4. Jurnal Q1 adalah yang paling tinggi peringkatnya berdasarkan nilai <em>impact<\/em> dan jumlah sitasi. Sementara Q4 adalah yang peringkatnya lebih rendah, namun tetap memenuhi standar Scopus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Open Access dan Non-Open Access<\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa jurnal Scopus bersifat open access, artinya siapa pun bisa membaca artikelnya tanpa membayar. Namun umumnya, penulis harus membayar biaya publikasi. Sementara jurnal non-open access biasanya tidak mengenakan biaya, tapi akses artikelnya terbatas untuk langganan institusi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tantangan Menembus Jurnal Scopus<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fungsi-Publikasi-Jurnal-Ilmiah-yang-Wajib-Dosen-Ketahui-1024x683.jpg\" alt=\"Scopus Jurnal Adalah \" class=\"wp-image-1536\" srcset=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fungsi-Publikasi-Jurnal-Ilmiah-yang-Wajib-Dosen-Ketahui-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fungsi-Publikasi-Jurnal-Ilmiah-yang-Wajib-Dosen-Ketahui-300x200.jpg 300w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fungsi-Publikasi-Jurnal-Ilmiah-yang-Wajib-Dosen-Ketahui-768x512.jpg 768w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fungsi-Publikasi-Jurnal-Ilmiah-yang-Wajib-Dosen-Ketahui-550x367.jpg 550w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fungsi-Publikasi-Jurnal-Ilmiah-yang-Wajib-Dosen-Ketahui.jpg 1380w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Scopus jurnal adalah target yang tidak mudah untuk dicapai. Diperlukan persiapan matang, riset berkualitas, dan penulisan yang rapi serta sesuai standar internasional. Berikut beberapa tantangan yang kerap dihadapi penulis saat mencoba submit ke jurnal Scopus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Proses Review yang Sangat Ketat<\/h3>\n\n\n\n<p>Editor dan reviewer jurnal Scopus sangat memperhatikan detail. Artikel yang tidak memenuhi standar metodologi, kurang kontribusi ilmiahnya, atau tidak orisinal akan langsung ditolak di tahap awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bahasa Inggris Akademik<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagian besar jurnal Scopus menggunakan bahasa Inggris. Maka, naskah harus ditulis dengan struktur bahasa yang tepat. Banyak artikel ditolak bukan karena isi, tapi karena kualitas bahasanya kurang baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Biaya Publikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa jurnal Scopus mengenakan biaya publikasi (APC \u2013 Article Processing Charge) yang bisa cukup mahal. Penulis perlu menyiapkan anggaran atau mencari dana dari institusi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Agar Lolos Jurnal Scopus<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Manfaat-jurnal-ilmiah-yang-terindeks-DOAJ-1024x683.jpg\" alt=\"Scopus Jurnal Adalah \" class=\"wp-image-1406\" srcset=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Manfaat-jurnal-ilmiah-yang-terindeks-DOAJ-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Manfaat-jurnal-ilmiah-yang-terindeks-DOAJ-300x200.jpg 300w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Manfaat-jurnal-ilmiah-yang-terindeks-DOAJ-768x512.jpg 768w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Manfaat-jurnal-ilmiah-yang-terindeks-DOAJ-550x367.jpg 550w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Manfaat-jurnal-ilmiah-yang-terindeks-DOAJ.jpg 1380w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk bisa tembus jurnal bereputasi ini, penulis perlu strategi yang tepat. Karena Scopus jurnal adalah target utama dalam publikasi akademik, maka tidak bisa didekati dengan cara biasa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pilih Jurnal yang Sesuai Fokus<\/h3>\n\n\n\n<p>Pilih jurnal yang fokus temanya benar-benar sesuai dengan topik riset Anda. Jangan asal pilih hanya karena jurnal tersebut masuk Scopus. Artikel Anda lebih mungkin diterima jika benar-benar relevan dengan visi jurnal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Ikuti Panduan Penulisan dengan Teliti<\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap jurnal memiliki panduan penulisan atau <em>author guidelines<\/em> masing-masing. Ikuti dengan cermat format sitasi, gaya referensi, panjang artikel, dan struktur yang diharuskan. Kecerobohan kecil bisa jadi alasan penolakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Perbaiki Bahasa dengan Proofreading<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda kurang percaya diri dengan kemampuan bahasa Inggris, gunakan jasa proofreading profesional. Ini penting agar artikel Anda tidak ditolak karena alasan teknis bahasa, padahal kontennya sudah bagus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesalahan Umum Penulis Pemula<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Melihat-Quartile-Jurnal-di-Scopus-dengan-Mudah-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1582\" srcset=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Melihat-Quartile-Jurnal-di-Scopus-dengan-Mudah-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Melihat-Quartile-Jurnal-di-Scopus-dengan-Mudah-300x200.jpg 300w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Melihat-Quartile-Jurnal-di-Scopus-dengan-Mudah-768x512.jpg 768w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Melihat-Quartile-Jurnal-di-Scopus-dengan-Mudah-550x367.jpg 550w, https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Cara-Melihat-Quartile-Jurnal-di-Scopus-dengan-Mudah.jpg 1380w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tidak sedikit penulis pemula yang langsung submit artikel ke jurnal Scopus tanpa memahami prosesnya. Hal ini bisa menyebabkan penolakan, bahkan blacklist dari jurnal tersebut. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Asal Kirim tanpa Riset Jurnal<\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak penulis langsung mengirim artikel tanpa membaca isi jurnal atau edisi sebelumnya. Padahal, mengetahui gaya dan tema jurnal sangat penting untuk menyusun artikel yang cocok.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Plagiarisme dan Sitasi yang Tidak Rapi<\/h3>\n\n\n\n<p>Scopus jurnal adalah tempat bagi tulisan yang benar-benar orisinal. Jika Anda menyalin terlalu banyak kalimat dari referensi tanpa parafrase yang tepat, naskah bisa langsung ditolak karena plagiarisme.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tidak Melakukan Revisi<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah mendapat masukan dari reviewer, banyak penulis tidak sabar atau malas melakukan revisi. Padahal, revisi adalah bagian penting dari proses. Reviewer tidak asal memberi komentar\u2014semua untuk memperbaiki kualitas artikel.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Scopus jurnal adalah tolok ukur utama dalam dunia publikasi ilmiah modern. Tidak hanya karena reputasinya yang mendunia, tapi juga karena peran pentingnya dalam menentukan kualitas, kredibilitas, dan jenjang karier akademik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu tolok ukur paling populer dan prestisius saat ini adalah Scopus. Bagi banyak akademisi, dosen, dan mahasiswa pascasarjana, Scopus jurnal adalah target utama dalam publikasi ilmiah. Tapi, apa sebenarnya jurnal Scopus itu? Mengapa penting? Dan bagaimana cara menembusnya? Artikel ini akan membahas tuntas tentang apa itu jurnal Scopus, apa saja manfaatnya, tantangannya, dan bagaimana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1816,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26,55],"tags":[29,28],"class_list":["post-1814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jurnal-internasional","category-scopus","tag-jurnal-internasional","tag-scopus"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Jurnal Scopus? Ini Penjelasan Lengkap ! - Blog Bima Publisher<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Salah satu tolok ukur paling populer dan prestisius saat ini adalah Scopus. Bagi banyak akademisi, dosen, dan mahasiswa pascasarjana, Scopus jurnal adalah target utama dalam publikasi ilmiah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Jurnal Scopus? Ini Penjelasan Lengkap ! - Blog Bima Publisher\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Salah satu tolok ukur paling populer dan prestisius saat ini adalah Scopus. Bagi banyak akademisi, dosen, dan mahasiswa pascasarjana, Scopus jurnal adalah target utama dalam publikasi ilmiah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Bima Publisher\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-08T08:27:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-11T04:11:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Tambahkan-judul-2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nasution\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nasution\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nasution\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d2c155e51f7f75786db87c3e086bfb74\"},\"headline\":\"Scopus Jurnal Adalah\",\"datePublished\":\"2025-05-08T08:27:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-11T04:11:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/\"},\"wordCount\":816,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/Tambahkan-judul-2.png\",\"keywords\":[\"Jurnal Internasional\",\"Scopus\"],\"articleSection\":[\"Jurnal Internasional\",\"Scopus\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/\",\"name\":\"Apa Itu Jurnal Scopus? Ini Penjelasan Lengkap ! - Blog Bima Publisher\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/Tambahkan-judul-2.png\",\"datePublished\":\"2025-05-08T08:27:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-11T04:11:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d2c155e51f7f75786db87c3e086bfb74\"},\"description\":\"Salah satu tolok ukur paling populer dan prestisius saat ini adalah Scopus. Bagi banyak akademisi, dosen, dan mahasiswa pascasarjana, Scopus jurnal adalah target utama dalam publikasi ilmiah\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/Tambahkan-judul-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/Tambahkan-judul-2.png\",\"width\":600,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/scopus-jurnal-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Scopus Jurnal Adalah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog Bima Publisher\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d2c155e51f7f75786db87c3e086bfb74\",\"name\":\"Nasution\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c8dde56ef05f7c70f09109612e9286486299d24c301681cc395f2a8fca4eb8a5?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c8dde56ef05f7c70f09109612e9286486299d24c301681cc395f2a8fca4eb8a5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c8dde56ef05f7c70f09109612e9286486299d24c301681cc395f2a8fca4eb8a5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nasution\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/wp-admin\\\/user-new.php\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/bimapublisher.co.id\\\/blog\\\/author\\\/dion\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Jurnal Scopus? Ini Penjelasan Lengkap ! - Blog Bima Publisher","description":"Salah satu tolok ukur paling populer dan prestisius saat ini adalah Scopus. Bagi banyak akademisi, dosen, dan mahasiswa pascasarjana, Scopus jurnal adalah target utama dalam publikasi ilmiah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Jurnal Scopus? Ini Penjelasan Lengkap ! - Blog Bima Publisher","og_description":"Salah satu tolok ukur paling populer dan prestisius saat ini adalah Scopus. Bagi banyak akademisi, dosen, dan mahasiswa pascasarjana, Scopus jurnal adalah target utama dalam publikasi ilmiah","og_url":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/","og_site_name":"Blog Bima Publisher","article_published_time":"2025-05-08T08:27:31+00:00","article_modified_time":"2026-02-11T04:11:36+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Tambahkan-judul-2.png","type":"image\/png"}],"author":"Nasution","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nasution","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/"},"author":{"name":"Nasution","@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/d2c155e51f7f75786db87c3e086bfb74"},"headline":"Scopus Jurnal Adalah","datePublished":"2025-05-08T08:27:31+00:00","dateModified":"2026-02-11T04:11:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/"},"wordCount":816,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Tambahkan-judul-2.png","keywords":["Jurnal Internasional","Scopus"],"articleSection":["Jurnal Internasional","Scopus"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/","url":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/","name":"Apa Itu Jurnal Scopus? Ini Penjelasan Lengkap ! - Blog Bima Publisher","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Tambahkan-judul-2.png","datePublished":"2025-05-08T08:27:31+00:00","dateModified":"2026-02-11T04:11:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/d2c155e51f7f75786db87c3e086bfb74"},"description":"Salah satu tolok ukur paling populer dan prestisius saat ini adalah Scopus. Bagi banyak akademisi, dosen, dan mahasiswa pascasarjana, Scopus jurnal adalah target utama dalam publikasi ilmiah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Tambahkan-judul-2.png","contentUrl":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Tambahkan-judul-2.png","width":600,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/scopus-jurnal-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Scopus Jurnal Adalah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/","name":"Blog Bima Publisher","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/d2c155e51f7f75786db87c3e086bfb74","name":"Nasution","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8dde56ef05f7c70f09109612e9286486299d24c301681cc395f2a8fca4eb8a5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8dde56ef05f7c70f09109612e9286486299d24c301681cc395f2a8fca4eb8a5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8dde56ef05f7c70f09109612e9286486299d24c301681cc395f2a8fca4eb8a5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nasution"},"sameAs":["https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-admin\/user-new.php"],"url":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/author\/dion\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1814"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1814\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2831,"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1814\/revisions\/2831"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1816"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bimapublisher.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}